Kepompong

Inilah sebuah cerita bagus yang saya harap dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

“Seorang pria menemukan sebuah kepompong. Ketika suatu saat kepompong tersebut mulai sedikit membuka, pria tersebut duduk dan mengamati kupu-kupu dalam kepompong tersebut selama beberapa jam. Kupu-kupu itu berupaya sekuat tenaga untuk memaksa agar dirinya dapat keluar dari sebuah lubang yang sangat kecil pada kepompongnya. Kemudian, kupu-kupu tersebut berhenti dan tidak membuat suatu kemajuan. Tampaknya kupu-kupu tersebut telah sampai pada titik di mana ia tidak dapat meneruskan upayanya lagi. Lalu pria itu memutuskan untuk menolong sang kupu-kupu, ia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kepompong tersebut. Kupu-kupu itu lalu berhasil keluar dengan mudah. Namun sayangnya kupu-kupu tersebut memiliki tubuh yang panjang dan kecil, serta sayap yang kusut. Pria itu terus mengamati kupu-kupu itu sambil berharap bahwa suatu ketika sayap-sayapnya akan membesar dan melebar, sehingga kupu-kupu itu dapat menahan beban tubuhnya, yang dapat berubah menjadi lebih kecil jika telah tiba saatnya.

Namun tak satupun harapan pria tersebut terjadi! Sebaliknya, kupu-kupu itu malah melewati sisa hidupnya dengan merangkak dan tubuh yang kecil, serta sayap-sayap yang kusut. Kupu-kupu itu tidak dapat terbang sama sekali.

Pria yang bermaksud baik ini tidak mengerti bahwa kepompong yang melindungi dan perjuangan yang diperlukan oleh seekor kupu-kupu untuk dapat keluar dari lubang yang sangat kecil tersebut adalah suatu proses alami. Dari proses inilah mengalir suatu cairan dari tubuh kupu-kupu tersebut ke sayap-sayapnya sehingga kupu-kupu itu mampu terbang ketika ia berhasil keluar bebas dari kepompongnya.

Terkadang perjuangan adalah hal yang kita butuhkan dalam hidup kita. Jika kita melewati hidup tanpa hambatan, maka kita akan cacat atau kehilangan kemampuan untuk mengatasi tantangan dalam hidup. Kita tidak akan menjadi sekuat diri kita saat ini. Dan kita tidak akan pernah mampu terbang.

Nikmatilah hari-hari Anda dan teruslah berjuang! Ketika Anda berada di bawah tekanan dan stres, ingat selalu bahwa Anda akan menjadi orang yang lebih baik lagi setelah Anda mampu mengatasi berbagai tantangan dalam hidup Anda.”

Semoga memberikan inspirasi untuk berbagi.

//

Mempengaruhi Nasib

Ketika orang di tanya apa dalam hidup ini ingin apa, maka banyak sekali orang yang tidak tahu ingin apa. Dan ada juga yang ketika ditanya ingin apa malah di jawab “Saya tidak ingin …ini…itu …dll”. Sebenarnya kalau boleh di simpulkan bahwa orang secara sederhana hanya menginginkan merasa lebih baik. Entah ingin lebih kaya, ingin lebih cantik, ingin lebih pandai atau ingin beramal, semuanya berujung bahwa dengan lebih kaya, lebih cantik, lebih pandai, beramal, orang menjadi merasa lebih baik

Di level yang paling buruk adalah kebutuhan merasa lebih baik ini dipenuhi dengan menghina orang lain, dengan membuat orang lain lebih menderita.

Di level yang cukup buruk, banyak orang untuk merasa lebih baik, mereka menggantungkan dari faktor di luar dirinya. Maka apapun yang sudah dicapai selalu tetap tidak cukup. Karena manusia selama hidup akan selalu mendapat tantangan (dalam bahasa positif) atau masalah (dalam bahasa negatif). Sebagai contoh orang menganggap bahwa hidup akan lebih baik bila dia mempunyai penghasilan Rp 10 juta sebulan, ternyata ketika sampai penghasilannya sebulan mencapai Rp 10 juta, perasaannya hanya senang sesaat, setelah itu orang tadi menganggap bahwa Rp 10 juta kurang, dengan kondisi ekonomi seperti sekarang mestinya akan lebih baik kalau mempunyai penghasilan Rp 20 juta sebulan. Dan ketika bahkan orang tersebut mempunyai penghasilan Rp 100 juta sebulan, orang tersebut hanya bahagia sebentar karena ternyata keluarganya berantakan, atau mendapat pasangan hidup yang salah. Contoh orang yang menggantungkan cara untuk merasa lebih baik ke faktor yang lebih baik  adalah Elvis Presley, sangat kaya, sangat ganteng, begitu banyak teman, sangat terkenal, begitu banyak fans, sangat banyak wanita cantik, namun karena strategy untuk merasa lebih baik-nya dengan menggantungkan diri dengan faktor di luar dirinya, maka Elvis mengandalkan obat bius untuk merasa lebih baik. Satu dosis mulai tidak mempan maka tambah dosis dan tambah dosis, maka sampai akhirnya mati karena over dosis.

 

Di level yang cukup baik, orang bisa merasa lebih baik seketika kapanpun dia mau. Karena orang ini mempunyai strategi untuk merasa lebih baik dengan mengendalikan diri sendiri. Secara singkat ada tiga hal dari diri kita yang kalau kita mampu menguasai hal ini maka kita akan mampu merasa lebih baik kapanpun kita mau, yaitu:

1. Gerakan kita

2. Focus dan Keyakinan kita

3. Bahasa kita

 

1. Gerakan

Oleh Anthony Robbins dikatakan bahwa “Our emotion is created by our Motion”.

Jelas sekali ada gerakan-gerakan tertentu yang akan membuat kita tidak bisa sedih. Dan ada gerakan-gerakan tertentu yang akan membuat kita semakin loyo.

 

Mari kita perhatikan gerakan atau postur tubuh orang yang sedang sedih, tidak bersemangat atau sedang putus harapan. Apa yang terjadi, kepala menunduk ke bawah, bahu menutup dan turun sehingga dada menutup,bibir tertutup dan ujung bibir turun, dahi berkerut, mata sayu, punggung melengkung, tangan tidak bergerak atau bahkan dilipat atau dalam posisi tertutup di dalam badan, kalau ybs duduk, posisi duduknya merosot.

 

Mari kita perhatikan gerakan atau postur tubuh orang yang sedang gembira, sangat bersemangat atau sedang sangat yakin. Apa yang terjadi, kepada tegak atau kalau tidak mendongak, bahu tegak ke belakang seperti seorang membawa ransel, dada terbuka, bibir terbuka atau tersenyum, ujung bibir terangkat ke atas, dahi lapang, mata bersinar-sinar, punggung tegak, tangan bergerak2 atau posisi tangan di luar tubuh, kalau ybs duduk, duduknya dalam posisi sangat tegak.

 

Akan sangat sulit atau bahkan tidak bisa sama sekali kita berusaha memikirkan hal yang sedih dengan posisi atau postur tubuh gembira.

Akan lebih mudah merubah gerak seketika dari pada kita merubah perasaan atau emosi kita. Ketika kita merubah gerak dan postur kita, mendadak perasaan kita juga berubah.

 

Ada penelitian yang dilakukan di rumah sakit jiwa, di Amerika, di mana seorang yang menderita Manic Depresi di minta untuk tersenyum tanpa alasan apa pun, pagi dan sore, selama lima belas menit. Hanya dalam 14 hari tanpa obat apapun, penderita manic depresi ini sembuh.

 

2. Fokus dan Keyakinan

Focus dan keyakinan ini adalah film dan kalimat program yang ada di kepala kita.

 

2.a Fokus, adalah film yang kita putar terus menerus di kepala kita.

Mata kita, telinga kita, perasaan kita, pikiran kita hanya bisa focus ke hal tertentu di suatu waktu. Dan focus ini bagaikan sinar laser yang akan menembus segala hal yang menjadi halangan. Semisal kita mempunyai keyakinan bahwa Si A adalah orang jahat, maka focus kita akan mencari segala hal yang mendukung keyakinan kita. Meskipun A senyum dengan tulus, kita akan merasa bahwa A senyumnya menghina atau sinis …., semisal A memberi sesuatu kepada kita dengan tulus, kita akan tetap curiga bahwa A pasti ada maunya atau ada udang di balik batu. Kalau kita focus kepada hal yang jelek, tanpa sadar otak kita akan mencari segala pendukung bahwa sesuatu hal tersebut jelek. Otak kita seperti Radar dalam peluru kendali. Sekali disetel tujuannya maka akan mencari segala cara untuk sampai ke tujuan. Fokus kepada yang positif, siap kepada kemungkinan terburuk, dan bekerja untuk mencapai kemungkinan terbaik.

 

2. Keyakinan.

Keyakinan adalah seperti bahasa program di komputer yang akan membuat kita akan selalu menghasilkan hasil tertentu ketika menggunakan keyakinan tertentu.

Banyak orang tidak tahu bahkan tidak pernah perduli dari mana datangnya keyakinannya. Padahal kalau kita mau secara sadar merubah keyakinan kita, maka keputusan kita akan berbeda, tindakan kita akan berbeda, hasilnya akan berbeda dan nasib kita akan berbeda.

Keyakinan ada dua macam :

1.       Peraturan : Bila……., maka…………………

2.       Definisi : Saya adalah …, uang adalah…., kerja adalah…., Agama ini adalah …, Johni adalah…., Semua orang adalah …, saya tidak bisa……., dab

 

Bila kita mempunyai keyakinan bahwa Bila orang menghina kita maka kita harus marah, dan bila kita sudah peringatkan orang tersebut agar tidak menghina dan orang tersebut tetap menghina, maka orang tersebut layak untuk dipukul. Dengan keyakinan seperti ini maka kita akan berkelahi dan tidak merasa salah karena ada hal pembenar dalam keyakinan kita. Demikian juga semua orang yang melakukan pembunuhan atau tindak kekerasan, tanpa sadar ada kalimat program di kepalanya yang membenarkan tindakannya.

 

3.Bahasa

Bahasa ini adalah Pilihan kata kita, pilihan susunan kata kita, pertanyaan yang kita gunakan, perumpamaan yang kita gunakan.

Misal ada kejadian kita rugi Rp 10 juta karena ditipu teman kita, kalau kita menggunakan Kata-kata “Saya di tipu” atau pertanyaan,“Kenapa ya, kok saya begitu bodoh sehingga bisa ditipu” atau perumpamaan “Teman satu ini bagaikan air susu di balas dengan air tuba”. Apa yang terjadi …, kita akan merasa sangat tertekan atau marah.

 

Namun misal kita rubah kata-kata kita menjadi “Wah saya dapat pelajaran senilai Rp 10 juta”, atau pertanyaan “Apa yang bisa saya pelajari dari hal ini sehingga saya bisa lebih baik lagi?” atau perumpamaan “Yah hitung2 buang sial, semoga uang  dan sial tersebut bermanfaat untuk ybs dan akhirnya berubah menjadi rejeki, kembali ke saya 10.000 kali lipat”. Nah kita akan merasa seketika lebih baik.

 

Semoga artikel ini bermanfaat.

Salam Dahsyat dan Sejahtera Selalu.

 

Dikutip dari (Tung Desem Waringin)

Bola dan Kantung Kertas

Seorang pemain profesional bertanding dalam sebuah turnamen golf. Ia baru saja membuat pukulan yang bagus sekali yang jatuh di dekat lapangan hijau. Ketika ia berjalan di Fairway, ia mendapati bolanya masuk ke dalam sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang mungkin dibuang sembarangan oleh salah seorang penonton.

Bagaimana ia bisa memukul bola itu dengan baik? Sesuai dengan peraturan turnamen, jika ia mengeluarkan bola dari kantong kertas itu, ia terkena pukulan hukuman.

Tetapi kalau ia memukul bola bersama-sama dengan kantong kertas itu, ia tidak akan bisa memukul dengan baik. Salah-salah, ia mendapatkan skor yang lebih buruk lagi. Apa yang harus dilakukannya? Banyak pemain mengalami hal serupa. Hampir seluruhnya memilih untuk mengeluarkan bola dari kantong kertas itu dan menerima hukuman. Setelah itu mereka bekerja keras sampai ke akhir turnamen untuk menutup hukuman tadi.

Hanya sedikit, bahkan mungkin hampir tidak ada, pemain yang memukul bola bersama kantong kertas itu. Resikonya terlalu besar. Namun, pemain profesional kita kali ini tidak memilih satu di antara dua kemungkinan itu. Tiba-tiba ia merogoh sesuatu dari saku celananya dan mengeluarkan sekotak korek api. Lalu ia menyalakan satu batang korek api dan membakar kantong kertas itu. Ketika kantong kertas itu

Habis terbakar, ia memilih tongkat yang tepat, membidik sejenak, mengayunkan tongkat, wus, bola terpukul dan jatuh persis di dekat lobang di lapangan hijau. Bravo! Dia tidak terkena hukuman dan tetap bisa  mempertahankan posisinya.

Ada orang yang menganggap kesulitan sebagai hukuman, dan memilih untuk menerima hukuman itu. Ada yang mengambil resiko untuk melakukan kesalahan bersama kesulitan itu. Namun, sedikit sekali yang bisa berpikir kreatif untuk menghilangkan kesulitan itu dan menggapai kemenangan.

Kisah ini dikutip dari   : Paul W. Cummings.

ICT Training for Teacher

DIklat ICT Training for Teacher dilaksanakan di Hotel New Grand Park Surabaya dilaksanakan mulai Selasa – Sabtu, tgl. 25 s/d 29 Nopember 2011 diikuti 33 peserta yang terdiri dari guru SD, SMP, SMA dan SMK dari Kabupaten Jember, Malang dan Surabaya Kota.

Seperti ya

SMART Fm

Senin, 22 Agustus 2011, jam 15.00 s/d 16.00 Wib adalah hari pertamaku melakukan siaran perdana di Radio Be SMART FM sebuah radio komunitas di SMK Negeri 4 Jember.

Sungguh pengalaman yang sangat indah menurut ukuran saya, karena belum pernah sebelumnya saya membayangkan bagaimana melakukan siaran si sebuah radio. Meski hanya melakukan siaran dengan durasi 1 jam semoga ini menjadi awal yang baik minimal bagi diri saya sendiri dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa  dan juga bagi semua bapak ibu guru di SMKN 4 Jember.

Wira Usaha atau Entrepreneur adalah tema yang aku angkat pada siaran kemarin, kenapa tema ini yang saya pakai sebagai tema siaran ?

Harapan saya khususnya bagi siswa-siswi dapat dijadikan ajang konsultasi bagi meraka, karena meskipun sekarang saya tidak lagi berkecimpung di dunia Wira Usaha, tetapi setidaknya saya memiliki bekal pengalaman pernah sebagai pelaku didunia Wira Usaha sebelumnya.

Semoga bermanfaat,

Pak. Muis

Konselor dan MultiMedia

Multi Media adalah sebuah perangkat lunak yang memiliki fungsi sebagai alat bantu manusia dalam melaksanakan aktivitas baik di rumah, kantor maupun sekolah ataupun apalagi jika kita berprofesi sebagai guru kebutuhan akan pemahaman dan pemanfaatan dari perangkat Multi Media sangatlah penting jika seseorang tesebut ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

Dalam kamus Wikipedia disebutkan Konselor adalah seorang yang mempunyai keahlian dalam melakukan konseling. Berlatar belakang pendidikan minimal sarjana strata 1 (S1) dari jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Bimbingan Konseling (BK), atau Bimbingan Penyuluhan (BP). Mempunyai organisasi profesi bernama Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN).

Maka selayaknyalah seorang konselor untuk memahami dan menguasai teknologi ini dalam peningkatan layanan terhadap anak didiknya disekolah. Pembelajaran Abad 21, mensyaratkan seorang pendidik untuk memberikan layanan yang maksimal, selian pembelajaran menyenangkan selama proses dikelas.

Konselor bukanlah seorang guru biasa tetapi konselor haruslah menjadi seorang guru yang lebih, lebih dalam layanan, lebih dalam penguasaan terhadap teknologi yang ada khususnya teknologi yang memiliki peran dalam membantu terhadap proses terhadap siswa sebagai anak asuhnya.

Multimedia akan berfungsi sebagai sahabat setia dan mengasyikkan jika kita sebagai Konselor dapat memaksimalkan segala potensi yang ada. Potensi siswa dan potensi terhadap lingkungan yang dapat dijadikan sarana dan media dalam pelaksanaan kegiatan layanan disekolah.

PP No 74 Tahun 2008 Tentang GURU Pasal 1, menyebutkan Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Maka jelaslah kiranya apa peran dan tugas dari seorang konselor, mendidik, membimbing, dan mengarahkan bagi siswa asuhnya tidak pandang bulu, membimbing dan melatih bagi semua siswa yang menjadi tanggungannya. Permasalahan yang ada adalah masih banyak kegiatan layanan dalam praktik konseling disekolah tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh seorang ibu/bapak ketika siswa berada dirumah dalam arti siswa hanya dijejali “Nasehat dan Nasehat” yang membosankan bagi siswa dan inilah yang sering terjadi di sekolah.

Jika seorang konselor dapat memaksimalkan peran dan fungsi Multimedia dalam proses layanan di sekolah, maka konselor tidak perlu lagi terlalu banyak berbicara dan berbicara  yang akan membuat siswa menjadi bosan, jika seorang konselor dapat memfungsikan Multimedia dalam kegiatan layanan maka cukuplah dengan memperlihatkan contoh-contoh kasus yang dilakukan/dirasakan oleh klien dengan sebuah menampilkan film pendek yang sudah banyak tersedia di media Internet.

Jika ada 1 perangkat Komputer/Laptop, 1 Viewer/LCD, guru yang profesional dengan kemampuan mengoperasikan Multimedia maka kegiatan layanan akan rerasa manis dan indah tidak hanya bagi klien tetrapi bagi Konselor juga.

 

Workshop Bisnis Online

Workshop Bisnis Online yang dilaksanakan oleh Teman-teman FMIPA Unej bertempat di Gedung TELKOM Lt. 8, Jl Gajah Mada – Jember.
Workshop ini diiukuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari siswa SMA, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum.
Sukses bagi panitia penyelenggara, semoga bermanfaat.

KEKUATAN IMPIAN

Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka.
I
mpian adalah ambisi dari dalam diri manusia yang menjadi penggerak untuk maju. Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Dunia ini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan tehnologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar. Orang-orang besar itu adalah para pemimpi.

M
enurut Francis Ford Coppola, “It was the man’s dream, and his inspiring attempt to make them come true that remain important. – Itu mimpi manusia yang terpenting, dan upayanya yang inspiratif mengupayakan mimpi itu menjadi kenyataan.” Kemajuan kehidupan saat ini merupakan hasil impian generasi pendahulu kita.

Mereka yang tidak mempunyai impian meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan. Hasrat atau kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan mudah mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana. Padahal, impian yang besar mempunyai kekuatan yang besar pula. Orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah rata-rata mempunyai ciri khas yaitu selalu mampu memperbarui impian mereka.

Impian Merupakan Sumber Motivasi
Impian akan mempengaruhi pikiran bawah sadar. Misalnya kita memimpikan sebuah kamera merek A, maka kita menjadi lebih jeli memperhatikan benda tersebut. Tantangan berat yang harus dihadapi bukan sesuatu yang berarti jika impian sudah menjadi nafas kita. “It may be that those who do most, dream most, – Mereka mengerjakan sesuatu dengan giat, sebab mereka sangat memimpikannya,” kata Stephen Butler Leacock.

Bahkan impian dapat menjamin keberhasilan, karena senantiasa menjadi sumber motivasi hingga mencapai tujuan atau menggapai tujuan selanjutnya. Dorongan motivasi itulah yang akan menggerakkan tubuh dan mengatur strategi yang harus ditempuh, misalnya bagaimana mencari informasi dan menjalin komunikasi maupun bekerjasama dengan orang lain.

Nelson Mandela, sebelum menjadi Presiden Afrika Selatan, ia harus berjuang untuk sebuah impian negara Afrika Selatan yang berdaulat. Untuk itu ia menghadapi tantangan teramat berat. Impian selalu memotivasi Nelson Mandela untuk tetap berjuang, meskipun ia harus merelakan sebagian besar waktunya dibalik terali besi. Impian merupakan sumber semangat bagi Nelson, hingga Afrika Selatan benar-benar merdeka.

Sebenarnya, kitapun dapat memperbarui nilai dan menyempurnakan jati
diri dengan kekuatan impian. Jadi jangan takut untuk bermimpi akan
hal-hal yang besar, sebab impian menimbulkan hasrat yang kuat untuk meraihnya. Impian mampu berperan sebagai sumber motivasi, yang membangkitkan ambisi dan optimisme, sehingga kita mampu melampaui semua rintangan dan kesulitan.

Impian Menciptakan Energi Besar untuk Berprestasi
Impian menjadikan manusia penuh vitalitas dalam bekerja. Impian itu sendiri sebenarnya merupakan sumber energi menghadapi tantangan yang tidak gampang. Menurut Anais Nin, “Hidup ini mengerut atau berkembang sesuai dengan keteguhan hati seseorang.” Ada 4 tips sederhana guna menjadikan impian sebagai sumber energi kita yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu;
 percaya,
 loyalitas,
 ulet dan
 sikap mental positif.

Rasa percaya menjadikan seseorang pantang menyerah, meskipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi. Kepercayaan itu juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai pemenang. Tips yang kedua adalah loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian. Untuk mendapatkan daya dorong yang luar biasa, maka tentukan pula target waktu.

Tips yang ketiga adalah ulet. Sebuah impian menjadikan seseorang bekerja lebih lama dan keras. Sedangkan tips yang ke empat adalah sikap mental positif. Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan pengorbanan, kerja keras dan komitmen, waktu serta dukungan dari orang lain. Oleh sebab itu, mereka selalu bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas. Impian yang sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.

Impian Menjadikan Kehidupan Manusia Lebih Mudah Dijalani
Impian menjadikan manusia lebih kuat menghadapi segala rintangan dan tantangan. Sebab impian dapat menimbulkan kemauan keras untuk merealisasikannya. Para pencipta puisi Belanda atau Dutch Poet’s Society mengatakan “Nothing is difficult to those who have the will, -Tidak ada sesuatupun yang sulit selama masih ada kemauan.”

Bob William mampu berlari dengan menggunakan kedua tangan. Ia tidak merasakan sakit di tangannya. Sebab sebuah tujuan yang berarti menjadikan segala sesuatu dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan.

Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian. Sedangkan kunci kesuksesan itu sendiri adalah mewujudkan impian. George Lucas mengatakan, “Dreams are extremely important. You can’t do it unless you imagine it, – Impian sangatlah penting. Kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau membayangkannya.”

Jadi jangan takut memimpikan sesuatu. Jadikan impian tersebut sebagai nafas kehidupan. Sebab impian yang kuat justru menjadikan perjuangan yang berat saat menggapainya sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan yang lain, misalnya kekuatan emosi, fisik, maupun rohani.* (diambil dari H Wicaksono)

Pembelajaran Abad 21

Pembelajaran Abad 21, adalah suatu suatu model pembelajaran yang menuntut siswa berperan lebih aktif, dimana dalam model pembelajaran ini alat bantu teknologi ICT dan sarana penunjang lainnya sangat berperan dalam membantu kesuksesan proses belajar mengajar.
Didalam model pembelajaran ini peran aktif dari siswa haruslah lebih dominan didalam segala aspek kegiatan didalam kelas dan guru berfungsi sebagai fasilitator dengan segala kecakapan yang dimilikinya  tentu saja penguasaan teknologi ICT menjadi hal yang sangat mendasar untuk dikuasai.
Seperti apa yang sedang dilasanakan di SMK Negeri 4 Jember, demi menyongosong tuntutan dalam penguasaan teknologi ICT, sekarang sedang berlangsung diklat yang dilaksanakan dan diikuti oleh sekitar 35 guru. Dengan desain pembelajaran model Tutor sebaya diharapkan proses transfer ilmu akan semakin mudah dan lebih menyenangkan.

Kegiatan diklat ini tidak sekedar proses transfer ilmu dibidang ICT tetapi informasi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan metode pembelajaran dengan menggunakan modul Getting Started Program Pengajaran Intel Edisi Guru Pelatih (Master Teacher Edition) v.2.0 , yang didalamnya terdiri dari :

  • Modul 1 : Pembelajaran Abad 21
  • Modul 2 : Penguasaan dasar komputer dan  Internet
  • Modul 3 : Belajar kritis dan kolaborasi
  • Modul 4 : Belajar Microsoft Word
  • Modul 5 : Kecakapan Microsoft Word
  • Modul 6 : Belajar Multi Media
  • Modul 7 : Kecakapan Multi Media
  • Modul 8 : Belajar Microsoft Excel

Bapak/Ibu guru dengan dukungan Kepala Sekolah dengan kesadaran yang tinggi dan  semua unsur yang ada di SMK Negeri 4 Jember siap membantu demi kesuksesan program diklat ini yang direncanakan akan menggunakan durasi waktu 30 JP yang dilaksanakan setiap hari Jum’at dan Sabtu mulai jam 13.00 s/d 16.00 Wib yang dilaksanakan mulai tanggal 11 Februari 2011 sampai dengan bulan April 2011.

Semoga kegiatan ini akan menjadikan momentum demi tercapainya model pembelajaran yang menyenangkan dengan tujuan akhir tercapainya UU Sisdiknas Th. 2003, yakni Generasi Indonesia Cerdas.

Kejujuran

Hari ini, selasa 25 Januari 2010
Aku menjadi salah satu pengawas Try Out di sekolah dimana aku mengabdikan diri SMKN 4 Jember.
AKu berpikir semoga anak-anak didik yang sedang aku awasi dalam pelaksanaan Try-out kali ini mendapatkan bukan sekedar nilai yang baik,
tetapi kesadaran bahwa nilai bukan tujuan akhir semata-mata,
tetapi mereka harus menyadari bahwa nilai yang didapat haruslah diraih berdasarkan proses yang baik dan jujur.
Jujur,,,,,,,
Ya sebuah kejujuran yang sekarang sudah mulai sulit kita temukan disekitar kita.
Kejujuran semakin sulit untuk kita lihat disekitar lingkungan kita,
Kejujuran mulai menjadi barang yang langka dan mahal untuk dicari,
Tetapi apakah kita harus terbuai dan hanyut didalamnya?
Sebagai generasi calon penerus bangsa,
hendaklah hal-hal untuk dibuang jauh.
Biarlah kejujuran menjadi barang mahal, tetapi kita harus tetap memilikinya,
Biarlah meskipun banyak orang mengatakan kejujuran hanya sebuah bayangan,
tetapi kita harus yakin untuk tetap melakukannya.